Ya, jalur itu bisa terwujud karena pemerintah Indonesia melakukan kerjasama dengan Pemerintah Brunei Darussalam untuk membangun jalur trans Borneo High Way yang merupakan bagian dari proyek pembangunan jalan ASEAN high way.
"Jalur ini nantinya akan menyerupai jalur lingkar yang akan menghubungkan kedua negara," kata Dirjen Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum Hermanto Dardak kepada wartawan usai menghadiri konferensi regional teknik jalan ke X di Ballroom Hotel Shangri La Surabaya, Selasa (11/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan panjang jalan tersebut mencapai sekitar 3.000 kilometer dengan menghabiskan anggaran dana sekitar Rp 2 triliun.
"Dana tersebut akan kita gunakan selama dua tahun untuk pembangunan jalan dan dilaksanakan secara fungsional pada akhir 2009," tuturnya.
Selain membangun jalur trans Brunei High Way, Departemen pekerjaan Umum juga melakukan pekerjaan pelebaran jalan mulai dari Lampung hingga Bakauheni. yang sebelumnya lebaranya hanya 4,5 meter akan dilebarkan hingga 6-7 meter.
"Kita juga membuat pelebaran jalan di wilayah Sumatera yang Insya Allah rampung pada akhir 2009, terutama mulai Lampung hingga Bakauheni. dan semuanya itu merupakan standart yang sudah kita tetapkan," jelasnya.
(fat/qom)











































