Demikian disampaikan Dirut PLN Fahmi Mochtar dalam rapat dengan DPD, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (12/11/2008).
Fahmi menjelaskan, dari 123 proyek yang direncanakan dengan kapasitas 25.400 MW, baru 62 proyek yang sudah menandatangani PPA (Power Purchase Agreement). Dari 62 proyek tersebut, hanya 16 proyek yang sudah mulai beroperasi dengan kapasitas 4.194 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara 61 proyek yang belum menandatangani PPA terdiri dari 19 proyek sedang evaluasi dan 32 proyek sedang dalam proses tender.
Dengan kondisi seperti ini, kontribusi listrik swasta terhadap penyediaan energi listrik nasional hingga kuartal ketiga 2008 adalah sekitar 20,9%.
"Menurut data kami, sampai triwulan tiga 2008, kontribusi IPP dalam penyediaan energi listrik sudah mencapai 20,9%," tambah Fahmi.
Berdasarkan data PLN, listrik swasta yang sudah beroperasi antara lain terdiri dari pembangkit panas bumi 2,3%, pembangkit tenaga air 6,8%, pembangkit tenaga uap (batubara) 27,1%, dan pembangkit tenaga diesel (BBM) 29,9%. (lih/ir)










































