Kontribusi Listrik Swasta Masih Seret

Kontribusi Listrik Swasta Masih Seret

- detikFinance
Rabu, 12 Nov 2008 14:24 WIB
Kontribusi Listrik Swasta Masih Seret
Jakarta - Perkembangan proyek listrik swasta masih terhambat. Bagaimana tidak, dari 123 proyek yang direncanakan, hingga Oktober 2008 baru 16 proyek atau sekitar 13% yang bisa beroperasi.

Demikian disampaikan Dirut PLN Fahmi Mochtar dalam rapat dengan DPD, di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (12/11/2008).

Fahmi menjelaskan, dari 123 proyek yang direncanakan dengan kapasitas 25.400 MW, baru 62 proyek yang sudah menandatangani PPA (Power Purchase Agreement). Dari 62 proyek tersebut, hanya 16 proyek yang sudah mulai beroperasi dengan kapasitas 4.194 MW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari 62 pengembang yang sudah tanda tangan PPA, sudah operasi 16 proyek dengan kapasitas 4.194 MW atau sebanyak 13% dari total rencana IPP," ujarnya.

Sementara 61 proyek yang belum menandatangani PPA terdiri dari 19 proyek sedang evaluasi dan 32 proyek sedang dalam proses tender.

Dengan kondisi seperti ini, kontribusi listrik swasta terhadap penyediaan energi listrik nasional hingga kuartal ketiga 2008 adalah sekitar 20,9%.

"Menurut data kami, sampai triwulan tiga 2008, kontribusi IPP dalam penyediaan energi listrik sudah mencapai 20,9%," tambah Fahmi.

Berdasarkan data PLN, listrik swasta yang sudah beroperasi antara lain terdiri dari pembangkit panas bumi 2,3%, pembangkit tenaga air 6,8%, pembangkit tenaga uap (batubara) 27,1%, dan pembangkit tenaga diesel (BBM) 29,9%. (lih/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads