Demikian disampaikan Chief Ekonomi Bank Mandiri Mirza Adityaswara usai Economist Conference di Hotel Sangri-La, Jakarta, Rabu (12/11/2008).
"Kalau perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun depan, angka kita memang belum final. Tapi saya rasa bekisar antara 4,5-5,3%," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu prediksi terendah yang pernah saya dengar, saya rasa tidak serendah itu," ujarnya.
Namun ia menegaskan, salah satu syarat pertumbuhan ekonomi yang memuaskan tergantung dari seberapa kuat sektor perbankan ikut mendanai pertumbuhan ekonomi. Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah pergerakkan harga komoditas seperti kelapa sawit dan batubara.
"Itu tergantung pada pembiayaan, kita melihat di sektor banking, apakah terpengaruh atau tuidak. Kalau tidak terpengaruh, 3,7% rasanya terlalu rendah. Memang yang paling kena sektor financing, yang kedua soal ekspor. Apakah CPO going down, coal going down dan lain-lain," tambahnya.
(lih/ir)











































