Nilai Transaksi Merger dan PMA 2008 Menurun

Nilai Transaksi Merger dan PMA 2008 Menurun

- detikFinance
Kamis, 13 Nov 2008 12:21 WIB
Jakarta - Dampak krisis ekonomi global ternyata mulai terasa di Indonesia. Hal ini terlihat dari menurunnya nilai transaksi merger perusahaan dan Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang 2008.

Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Negara PPN sekaligus kepala Bapenas Paskah Suzetta di sela-sela seminar Economic Outlook 2009 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2008).

Aliran dana Penanaman Modal Asing (PMA) sepanjang 2008 diperkirakan hanya mencapai US$ 1.600 miliar. Angka ini turun sekitar 10 persen dibanding PMA pada 2007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selain itu juga ditunjukkan dengan menurunnya aktivitas merger dan akusisi. Tahun 2008, total nilai transaksi merger 28 persen lebih rendah dari 2007," katanya.

Tak hanya itu, rata-rata keuntungan perusahaan juga terlihat menurun sejak pertengahan 2008.

Paskah juga memperkirakan, penurunan ekonomi yang terasa sejak pertengahan ini akan terus berlanjut hingga 2009. Arus modal masuk pun diprediksi akan terhambat situasi yang memang tidak sekondusif sebelumnya.

"Perkembangan ekonomi global perlu diperhatikan agar tidak memberi pengaruh negatif bagi perekonomian Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, kemajuan ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun terakhir sebenarnya sudah cukup bagus. Ini terlihat dengan pertumbuhan ekonomi hingga 6,3 persen dan indikator ekonomi lainnya.

"Pertumbuhan ekonomi 6,3 persen, inflasi terkendali di angka 6,6 persen. Selain itu, rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika sejak awal tahun hingga sekarang mengalami depresiasi 4,2 persen," imbuhnya.

(ang/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads