JK: Krisis Ekonomi Bertiup-tiup Mengenai Indonesia

JK: Krisis Ekonomi Bertiup-tiup Mengenai Indonesia

- detikFinance
Jumat, 14 Nov 2008 11:30 WIB
JK: Krisis Ekonomi Bertiup-tiup Mengenai Indonesia
Jakarta - Dampak krisis ekonomi global terus bergulir dan menyebar ke berbagai belahan dunia. Wapres Jusuf Kalla pun mengakui angin krisis ekonomi kini sedang bertiup-tiup mengenai Indonesia.

Demikian disampaikan Kalla saat membuka Silaturahmi Nasional Persatuan Guru Madrasah se-Indonesia di Gedung Dua Istana Wapres, Jakarta, Jumat (14/11/2008).

"Sekarang krisis sudah bertiup-tiup mengenai kita, tidak bisa kita hindari. Kita mencoba mengatasi efeknya sebaik mungkin," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, krisis ini bermula dari negara adi daya, Amerika Serikat. Namun kesulitan ekonomi yang melanda masyarakat di negeri Paman Sam ini kemudian merembet ke perekonomian negara lainnya, termasuk Indonesia.

Ia pun mencontohkan dampak krisis ekonomi AS yang terasa hingga tanah air. Kalla bercerita, akibat krisis ekonomi yang terjadi di AS, masyarakat AS pun berusaha mengurangi pengeluaran mereka termasuk dengan menekan biaya perjalanan.

"Akibat krisi ini di Amerika, warganya mengurangi jalan-jalan dan mengurangi pesiarnya," kata Kalla.

Akibat jadi jarang berpergian, banyak mobil-mobil di AS yang akhirnya jadi jarang digunakan apalagi diganti dengan yang baru. Karena mobil-mobil tersebut jarang dipakai ke luar rumah, ban mobil yang dipakai pun jadi lebih awet.

Kalau sudah begini, memang akan berdampak pada Indonesia sebagai salah satu pengekspor karet besar di dunia. Karet dari Indonesia inilah yang biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan ban di AS.

"Karena jarang dipakai mobilnya, bannya juga tidak diganti-ganti. Karena bannya tidak diganti, berdampak pada ekspor karet kita yang menurun," katanya.

Jadi, apakah angin krisis ini hanya bertiup-tiup kemudian berlalu atau justru makin kencang hingga menjadi badai? Kalla pun tak tahu jawabannya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads