Mengingat kondisi permintaan baja tahun depan juga belum bisa dipastikan, para pengusaha baja pun diperkirakan akan merasionalisasi industrinya termasuk memberhentikan karyawan-karyawannya.
"Turunnya produksi 50% terkait kemungkinan PHK, belum ada laporan, tapi bisa saja berbanding lurus bisa saja tidak, sekarang total karyawan industri baja 100.000 orang," kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Departemen Perindustrian Ansari Bukhari saat ditemui di Departemen Perdagangan, Jumat (14/11/2008).
Diakuinya setidaknya sudah ada beberapa pabrik baja yang tutup seperti di Tangerang dan beberapa lokasi lainnya. Ia mencontohkan hingga kini sudah ada 10 pabrik paku yang gulung tikar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KS tidak tutup, hanya pengurangan produksi saja, karena nggak mungkin, pabrik
mereka itu terintegrasi," jelas Ansari.
Dijelaskannya bahwa masalah pengurangan produksi industri baja adalah masalah
internasional, bukan hanya dialami Indonesia saja.
"ArcelorMittal saja yang besar juga sudah memangkas produksinya," ucapnya.
(hen/lih)











































