Demikian disampaikan Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Departemen Perindustrian Ansari Bukhari, saat di temui di gedung Departemen Perdagangan, Jumat (14/11/2008).
"Soal itu (joint venture) terserah mereka, tapi itu tidak ada kaitannya dengan opsi IPO, karena IPO tetap jalan terus," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya mengenai kemungkinan ArcelorMittal akan masuk sebagai bagian dari joint venture tadi, ia dengan tegas menyerahkannya kepada pihak KS. "Terserah mereka," pungkasnya.
Bila melihat daftar nama negara yang sangat tertarik dengan kongsi tersebut, nampaknya nama BlueScope asal Austalia menjadi calon kuat, mengingat lokasi pabrik keduanya sangat berdekatan di Cilegon.
Sebelumnya pemerintah dan DPR telah memberikan izin kepada KS untuk melakukan IPO. Namun pihak manajemen KS telah memutuskan untuk menundanya hingga tahun depan sambil menunggu pasar saham membaik.
(hen/lih)











































