"Saya ingatkan kepada semua pihak untuk tidak over expectation, meski ada summit ini, summit itu," kata Presiden SBY saat menjelaskan kunjungan ke Washington DC terhadap rombongan di atas pesawat Air Bus A 330-341 dalam perjalanan menuju Jakarta- Washington, DC, Kamis (14/11/2008) seperti dilaporkan reporter detikcom, Arifin Asydad.
Menurut SBY, krisis saat ini telah melebar ke mana-mana dan terjadi di semua negara, bahkan telah berdampak pada sektor riil. "Di Indonesia, krisis ini juga sudah kita rasakan pelan-pelan," ujar dia. Terhadap krisis ini, pemerintah Indonesia akan habis-habisan dalam memperkuat fiskal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan kepala pemerintahan G20 ini akan menyepakati hasil-hasil pertemuan 20 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank yang tergabung dalam G20 yang dilakukan di Sao Paolo, Brazil beberapa waktu lalu. Tema yang diangkat dalam Pertemuan G20 adalah Competition in Financial Markets, Clean Energy and Economic Development and Fiscal Elements of Growth and Development.
G20 merupakan forum penting untuk meningkatkan dialog antara negara-negara berkembang dan maju mengenai perkembangan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan. Pertemuan G20 di Brazil yang kemudian berlanjut dengan Pertemuan Kepala Pemerintahan di Washington DC ini merupakan pertemuan dadakan, sebagai upaya pemecahan masalah terhadap krisis global.
SBY juga menjelaskan bahwa Indonesia akan tetap mengetengahkan soft power dalam hubungan dengan internasional di masa mendatang. "Abad 21, zamannya soft power, bukan hard power," ujar dia.
Pertemuan dengan Usindo
Pada kesempatan itu, SBY juga menjelaskan mengenai rencana pertemuan dengan Perkumpulan Amerika-Indonesia (Usindo) pada hari Jumat (15/11/2008) siang. Di forum itu, SBY akan berpidato mengenai kemajuan-kemajuan yang telah dicapai pemerintah.
"I keep my promise. Dan saya akan jelaskan bahwa situasi di Indonesia saat ini sudah semakin baik dibanding 2004 lalu. Dari situsi demokrasi, situasi keamanannya, situasi ekonominya, situasi HAM-nya dan lain-lain," kata SBY yang mengenakan jaket warna biru tua.
Presiden SBY perlu menjelaskan hal ini, karena pada 2005 lalu, juga pernah berpidato di hadapan Usindo saat dirinya belum lama dilantik menjadi presiden. Saat itu, di tengah banyaknya musibah, terutama setelah Aceh dilanda tsunami, SBY berjanji bekerja keras untuk memperbaiki negara Indonesia.
(asy/qom)











































