Diduga Penyebar Isu Likuiditas Perbankan, Pegawai Bahana Securities Ditangkap

Diduga Penyebar Isu Likuiditas Perbankan, Pegawai Bahana Securities Ditangkap

- detikFinance
Minggu, 16 Nov 2008 10:55 WIB
Diduga Penyebar Isu Likuiditas Perbankan, Pegawai Bahana Securities Ditangkap
Jakarta - Mabes Polri menangkap seseorang yang diduga sebagai pelaku penyebar rumor kasus likuidasi perbankan nasional. Pelaku yang ditangkap adalah Erik Ardiansyah dari PT Bahana Securities.

Demikian disampaikan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskris Mabes Polri Brigjenpol Edmond Ilyas ketika dihubungi detikcom, Minggu (16/11/2008).

"Sudah ditangkap, satu pelaku, dari PT Bahana Securities, Erik Ardiansyah, jabatannya saya lupa," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum jelas bagaimana Mabes Polri akhirnya menangkap pelaku tersebut. Namun Mabes Polri berencana menjelaskan penangkapan ini di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan pukul 13.00 WIB.

Bank Indonesia memang meminta kepolisian untuk menangkap pihak-pihak yang diduga menyebarkan isu tentang likuidasi perbankan nasional. Rumor-rumor yang beredar di masyarakat ini dinilai sangat meresahkan dan bisa memperburuk kondisi ekonomi nasional.
Beredarnya rumor bahwa beberapa bank nasional sedang mengalami kesulitan likuiditas memang membuat resah masyarakat terutama nasabah bank. Apalagi rumor ini beredar bersamaan dengan kasus kalah kliring yang dialami Bank Century.

Ketua Komite Tetap Fiskal dan Moneter Kadin Indonesia Bambang Soesatyo menyatakan, isu Bank Century ini memang sangat sensitif jika tidak segera direspons.

"Prinsipnya, isu bank kalah kliring sangat berbahaya karena berkait dengan ada tidaknya likuiditas di bank itu," katanya dalam pesan singkat.

Namun bagi Bambang, tindakan BI sudah tepat. Apalagi BI siap mencairkan fasilitas pinjaman jangka pendek bagi bank yang kering likuiditas. "Itu berarti nasabah tak perlu takut, karena setiap saat bisa menarik uangnya dari bank," tambahnya.
(lih/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads