Demikian disampaikan Kepala BPKP Didi Widayadi usai melakukan penandatangannan kerjasama dengan Sekretaris Daerah Pemprov DKI Muhayat di Gedung BPKP Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Senin (17/11/2008).
"Hal tersebut dilakukan untuk mencukupi kebutuhan SDM Pengelola Keuangan Negara yang saat ini membutuhkan sekitar 46.000 tenaga SDM berlatar belakang akuntansi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sasaran dari kegiatan tersebut meliputi seluruh aparat pengelola keuangan negara seperti pengguna anggaran, bendaharawan, Panitia Pengadaan Barang dan Jasa, serta Aparat Pengawas lntern Pemerintah (APIP), baik pada instansi Pemerintah Pusat, Daerah, BUMN dan BUMD.
Menurut Didi, dengan adanya pusat kompetensi ini bisa mempercepat penerapan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas atas pengelolaan keuangan negara dan daerah.
(ang/lih)











































