Namun jika dibandingkan triwulan III-2007, maka pertumbuhan ekonomi RI mulai memperlihatkan perlambatan.
Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan dalam konferensi pers dikantornya, Jalan DR Sutomo, Jakarta, Senin (17/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demikian pula untuk angka secara year on year (y o y), pada triwulan III-2008 yang tercatat sebesar 6,11% merupakan pelemahan dibandingkan triwulan III-2007. Termasuk angka pertumbuhan ekonomi secara kumulatif dari triwulan I-III 2008 tercatat sebesar 6,3%. Angka itu tentu saja lebih rendah dibandingkan kumulatif triwulan I-III 2007 yang sebesar 6,34%.
Rusman menambahkan, perlambatan ekonomi juga terjadi di sejumlah negara besar lain. Ia mencontohkan pertumbuhan ekonomi di 3 negara industri besar yakni Amerika Serikat (AS), Jepang dan Inggris. "Tiga negara besar di dunia juga memperlihatkan perlambatan," katanya.
Ia membeberkan, AS pada triwulan III-2008 hanya mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 1,6% dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 3,5%. "Jadi turun terus meski masih lumayan karena ada pertumbuhan,"ungkapnya.
Demikian pula Jepang yang hanya tumbuh 0,7%, sementara Inggris hanya tumbuh 1%. "Jadi negara-negara industri besar dunit itu pertumbuhannya terus turun," katanya.
(qom/ir)










































