Ekonomi RI Paling Tinggi Tumbuh 6% Tahun 2009

Ekonomi RI Paling Tinggi Tumbuh 6% Tahun 2009

- detikFinance
Senin, 17 Nov 2008 17:18 WIB
Ekonomi RI Paling Tinggi Tumbuh 6% Tahun 2009
Jakarta - Gejala perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia yang sudah mulai terjadi pada kuartal III-2008 akan mengancam pertumbuhan Indonesia di 2009.

BPS (Badan Pusat Statistik) memperkirakan pertumbuhan ekonomi di 2009 paling tinggi hanya mencapai 6%, bahkan besar peluang berada di bawah itu.

Demikian disampaikan oleh Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Rusman Heriawan dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/10/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang muncul banyak pesimisme tentang pertumbuhan ekonomi dunia di 2009, sehingga untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2009 optimisme kita paling tinggi 6%, bisa jadi lebih rendah," katanya.

Selain itu, Rusman mengatakan untuk kuartal IV-2008 ekspor juga terancam mengalami penurunan dan yang harus diselamatkan adalah ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT).

"Ekspor TPT ini terancam penurunannya, selain itu CPO juga karena harga tidak bergairah, kemudian produk perkebunan akan mengalami perlambatan," ucapnya.

Selain itu, yang perlu diwaspadai pemerintah di saat perlambatan ekonomi dunia karena krisis keuangan di negara-negara maju yang menurunkan permintaan, dikhawatirkan akan menimbulkan banjirnya barang-barang impor dari negara-negara produsen seperti Cina.

"Impor dari Cina kita lihat mulai meningkat, apalagi permintaan negara maju berkurang ini akan memacu ekspor Cina ke Indonesia, jadi kita akan sulit kembangkan ekspor. Harus diwaspadai banjirnya produk dari luar. Tapi karena negara maju permintaan lemah, maka barang-barang tersebut akan dilempar ke negara lain seperti Indonesia," paparnya. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads