Perlambatan Ekonomi RI Tak Seburuk Negara Lain

Perlambatan Ekonomi RI Tak Seburuk Negara Lain

- detikFinance
Selasa, 18 Nov 2008 07:10 WIB
Perlambatan Ekonomi RI Tak Seburuk Negara Lain
Jakarta - Perlambatan ekonomi Indonesia mulai terasa di triwulan III-2008 ini, meski masih mencatat pertumbuhan 6,1% secara year on year. Namun jika dibandingkan dengan negara lain, perlambatan ekonomi RI tidak terlalu buruk.

"Pertumbuhan kita memang ada perlambatan tapi tidak seburuk negara lain," ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu ketika ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Senin malam (17/11/2008).

Anggito mengatakan, hasil laporan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2008 oleh BPS (Badan Pusat Statistik) sebesar 6,1% sudah sesuai ekspektasi pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah umumkan dari Depkeu pertumbuhan ekonomi kuartal III 6 sampai 6,1%, jadi sudah sesuai proyeksi kita. Bagus itu berarti, kita harus membandingkan dengan dunia. Memang kalau kita lihat dampaknya pada kuartal III-2008 belum terlihat, konsumsi masih cukup bagus. Ekspor kita juga masih bagus, kan baru akhir-akhir ini CPO menurun, dan investasi masih kuat," tuturnya.

Anggito menuturkan dibanding negara lain pertumbuhan ekonomi Indonesia masih kuat. "Singapura sudah men-declare resesi, China dari 9% mungkin ke 7%, turun jauh sekali. Kita masih di atas 6%," paparnya.

Namun untuk pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2008, Anggito mengatakan Departemen Keuangan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi akan sedikit di bawah 6%.

"Jadi secara total masih di bawah 6 sampai 6,1%. Sampai akhir tahun 6 sampai 6,1%," pungkasnya.

(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads