Industri Baja Terpuruk, Pemerintah Perlu Bentuk Tim Khusus

Industri Baja Terpuruk, Pemerintah Perlu Bentuk Tim Khusus

- detikFinance
Rabu, 19 Nov 2008 10:45 WIB
Industri Baja Terpuruk, Pemerintah Perlu Bentuk Tim Khusus
Jakarta - Kasus penghentian produksi beberapa produsen baja nasional cukup memprihatinkan. Kementerian BUMN menganggap perlu dibentuk sebuah tim khusus.

Tim ini terutama untuk menangani masuknya baja ilegal ke dalam negeri karena baja ilegal menjadi salah satu penyebab merosotnya industri baja nasional.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (19/11/2008).

"Yang paling penting sebenarnya (mencegah) baja ilegal, setelah itu mungkin nanti ada beberapa hal yang harus kita jaga kembali. Kemarin pak Wapres sudah rapat soal sektor riil, salah satunya soal pembentukan tim khusus," katanya

Ia mengatakan, nantinya akan ada beberapa tim khusus yang menangani berbagai sektor khusus. "Nanti ada tim untuk misalnya bagaimana mengatasi masalah baja, masalah cpo (crude palm oil), atau masalah yang lain-lain lagi," ucapnya.

"Kita lihat lagi minggu ini Pak Wapres akan rapat lagi untuk melihat tndakan langsung bagaimana kita bisa bantu sektor riil. Tapi ini semua kebijakan Mendag," jelasnya.

Kelompok industri baja lonjoran di Indonesia yang berjumlah 70 perusahaan, dalam kurun 2 bulan terakhir mengalami penurunan produksi yang signifikan. Bahkan sebagian besar kelompok industri baja lonjoran telah menghentikan kegiatan produksinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perusahaan yang sudah stop produksinya adalah PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW) yang menghentikan kegiatan produksi bajanya sejak Oktober 2008.

Begitupula dengan PT Krakatau Steel yang terpaksa merumahkan sementara 2.500 karyawannya. Hal tersebut dilakukan setelah menumpuknya stok produk baja Krakatau akibat kurangnya permintaan. (ang/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads