Dilema Pertambangan dan Kehutanan

Dilema Pertambangan dan Kehutanan

- detikFinance
Rabu, 19 Nov 2008 10:51 WIB
Dilema Pertambangan dan Kehutanan
Jakarta - Dilema sektor kehutanan dan pertambangan sudah berlangsung sejak lama. Namun hingga kini belum ada titik terang dari akhir pergesekkan kepentingan keduanya.

Di satu sisi, Departemen Kehutanan selaku pemegang kewenangan sektor kehutanan berupaya menjaga hutan. Namun di sisi lain, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya tetap menjaga kelangsungan kegiatan usaha pertambangan yang umumnya berlokasi di hutan.

Perbedaan mahdzab ini akhirnya menjadi dilema yang berkepanjangan dan belum terselesaikan hingga sekarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kehutanan dan pertambangan memang ada perbedaan mahdzab khilafiyah-nya banyak, tapi itu harus ada solusi untuk itu. Presiden berkali-kali mengingatkan saya, supaya kehutanan dan pertambangan bisa berkoordinasi dan bersinergi," kata Menteri Kehutanan MS Kaban dalam sambutannya diacara Forum Reklamasi di Lahan Bekas Tambang, menyambut hari menanam pohon Indonesia, di Hotel Dharmawangsa, Rabu (19/11/2008).

Menurut Kaban selama inikedua sektor tersebut memiliki kepentingan masing-masing dimana kehutanan ingin kelanjutan kelangsungan kehutanan, dan pertambangan juga ingin menjaga kelangsungan usaha pertambangan.

"Menjaga keseimbangan yang sangat berbeda memerlukan dialog dan mencari solusi yang penting melakukan inovasi, sehingga bisa melakukan tugas-tugas pokok kita," ucapnya.

Selain itu ia mengatakan meski berbeda mahdzab semua pihak manapun harus mendukung gerakan menanam pohon yang sekarang ini sedang digalakan oleh pemerintah. Dikatakannya tingkat kesungguhannya harus terus ditingkatkan terus.

"Kita bisa memilih pohon-pohon yang spesifik bisa kita memilih, yang selama ini kita yang penting hijau, mari kita tingkatkan," serunya.

Rencananya pada tanggal 28 November 2008 nanti Presiden SBY akan mencanangkan hari menanam pohon Indonesia dan bulan menanam nasional.

(hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads