Rio Tinto berniat membuka lahan pertambangan nikel di Lasamphala dengan bermodal investasi US$ 2 miliar.
Dirjen Minerbapabum Bambang Setiawan menyatakan, negosiasi Rio Tinto dengan pemerintah daerah seharusnya bisa diselesaikan sebelum UU Minerbapabum disahkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Bambang, sebenarnya antara kedua pihak tersebut sebenarnya sudah ada kesepakatan. Dan kini tinggal pemerintah daerah mengurus keperluan administrasi Rio Tinto untuk membuka lahan pertambangan.
Negosiasi Rio Tinto dengan pemerintah daerah terbilang cukup alot. Terutama karena pemerintah daerah meminta juga ingin mendapat bagian dari setiap keuntungan yang diraup adri kegiatan penambangan itu.
"Salah satunya karena ingin dapat share, bagian keuntungan. Makanya kita ketemukan, kalau sudah ada titik temu, baru. Kalau pemda dan Rio Tinto sepakat, urusan administrasinya biar pemda yang selesaikan," katanya.
(lih/ir)










































