PKT memastikan kebutuhan pupuk urea bersubsidi hingga Desember 2008 di gudang-gudang kabupaten bisa mencapai 180.000 ton, dan diharapkan bisa mengantisipasi kebutuhan bulan Januari 2009.
"Produksi PKT hingga Oktober tidak mengalami kendala yang berarti walaupun harus melakukan swap gas dengan PIM, target masih sesuai dengan target," kata Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Hidayat Nyakman dalam acara konferensi pers, di Jakarta, Kamis (20/11/2008).
Kelebihan stok tersebut disebabkan karena permintaan pupuk di bulan Oktober 2008 lebih rendah. Perkiraan kebutuhan pupuk urea secara nasional pada tahun 2008 mencapai 4,3 juta ton, dan akan mengalami kenaikan pada akhir tahun sebanyak 200.000 ton karena adanya musim tanam.
"Dari 200.000 ton, sebanyak 90.000 ton menjadi tanggung jawab kami," ujarnya.
Total produksi urea PKT hingga Oktober 2008 mencapai 1,89 juta ton dan amoniak mencapai 1,25 juta ton. (hen/ir)











































