SBY Harap Ekspor Dijaga, Infrastruktur Tetap Dibangun

Laporan dari Brazil

SBY Harap Ekspor Dijaga, Infrastruktur Tetap Dibangun

- detikFinance
Jumat, 21 Nov 2008 14:26 WIB
SBY Harap Ekspor Dijaga, Infrastruktur Tetap Dibangun
Rio De Janeiro - Krisis keuangan global sudah mulai dirasakan oleh Indonesia. Meski di luar negeri, Presiden SBY terus memantau perkembangan Indonesia. Dalam mengatasi krisis, Presiden SBY berharap agar sektor riil tetap dijaga, ekspor jalan terus, dan pembangunan infrastruktur tetap berlangsung.

Hal ini disampaikan oleh Presiden SBY dalam jumpa pers di lantai dua, Hotel California, Copacabana, Rio De Janeiro,  Brazil sebelum meninggalkan Rio De Janeiro bertolak menuju Peru, Kamis (20/11/2008) pukul 14.00 atau Jumat Kamis malam pukul 23.00 WIB. Dalam jumpa pers, hadir Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, dan sejumlah menteri, antara lain Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Mensesneg Hatta Rajasa, Mentan Anton Apriyantono, dan Menneg LH Rachmat Witoelar.

SBY memutuskan tiga kebijakan penting menghadapi krisi global. Pertama, pembangunan infrastuktur tetap dijalankan. Pembiayaan untuk membangun infrastruktur harus tetap dialirkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, ekspor terus dilakukan. "Kalau sekarang ekspor ke Jepang dan China mengalami penurunan, cari cara lain, agar ekspor kita tetap berjalan. Pokoknya cari akal ke mana saja," pinta SBY.

Ketiga, mempertahankan sektor riil, dengan mengendalikan kredit dan suku bunga. Saat ini, bunga kredit memang mengalami kenaikan. "Tapi, masih dalam kendali kita," kata SBY.

Dengan cara-cara seperti ini, SBY berharap aktivitas ekonomi tetap berjalan, meski ada krisis. Uang-uang yang disimpan di bank, juga dialirkan sehingga menjadi sesuatu yang produktif.

Terkait hal ini, SBY juga meminta semua pihak untuk mencegah PHK. Terhadap hal ini, SBY meminta meminta Pemda-pemda untuk terus bekerja keras, karena saat ini sudah zaman otonomi. "Cegah PHK  di daerah masing-masing, jaga ekspor dan pertahankan sektor riil," pinta SBY.

Terhadap gempa 7,3 SR yang terjadi di Gorontalo beberapa waktu lalu, SBY menyampaikan keprihatinannya. Namun, yang patut disyukuri, gempa dengan kekuatan sebesar itu tidak menimbulkan kerusakan infrastruktur yang besar. (asy/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads