"Semua pemimpin bilang Bogor Goals," kata Presiden SBY dalam jumpa pers pemaparan hasil KTT APEC 2008 di Hotel Melia Lima, Peru, Minggu (23/11/2008) pukul 18.00 waktu setempat atau Senin (24/11/2008) pukul 06.00 WIB. Jumpa pers dihadiri para delegasi, termasuk sejumlah menteri.
Bogor Goals merupakan deklarasi yang dihasilkan dalam KTT APEC 1994 lalu di Bogor. Salah satu hasilnya adalah perdagangan bebas untuk negara maju direalisasikan pada tahun 2010 dan untuk negara berkembang pada tahun 2020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai WTO, kata Presiden, pertemuan APEC tidak hanya menggarisbawahi hasil pertemuan G20, namun lebih detil lagi. "Semua ada jadwal dan timeline-nya," ujar Presiden.
Bulan Desember nanti, para menteri anggota APEC akan melakukan negosiasi mengenai hal ini. Dan pada April 2009, saat dilakukan pertemuan G20, diharapkan sudah ada sesuatu yang dicapai.
WTO memiliki peranan penting bagi Indonesia. SBY berharap WTO akan memasuki babak baru. "Karena itu, saya meminta Menteri Perdagangan untuk mengidentifikasi bagian mana saya yang belum cocok," kata SBY. Bila masih ada bagian yang belum bisa disepakati bersama dalam negosiasi tingkat menteri, Presiden SBY meminta agar hal yang belum bisa disepakati itu terus diperkecil.
Dengan negoasiasi para menteri ini, diharapkan akan merealisasikan Putaran Doha yang ditargetkan bisa terealisasi akhir tahun ini. Karena itu, SBY meminta kepada Mendag, apabila pertemuan ini mengalami deadlock, maka secepat mungkin, hal itu langsung dilaporkan kepada presiden, untuk segera dicari titik temunya. (asy/ir)










































