Ekspor CPO 2009 Susut 1,5 Juta Ton

Ekspor CPO 2009 Susut 1,5 Juta Ton

- detikFinance
Senin, 24 Nov 2008 14:14 WIB
Ekspor CPO 2009 Susut 1,5 Juta Ton
Jakarta - Ekspor CPO Indonesia tahun depan diperkirakan akan turun sekitar 1-1,5 juta ton dari realisasi ekspor tahun ini. Peningkatan permintaan industri dalam negeri ditambah penerapan mandatori Bahan Bakar Nabati (BBN) membuat porsi CPO yang diekspor menciut.
 
Demikian disampaikan Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Akmaludin Hasibuan dalam keterangan pers di kantornya, Sudirman Park, Jakarta, Senin (24/11/2008).
 
Menurut Akmaludin, seberapa banyak CPO yang diekspor memang tergantung produksi dan penyerapan dalam negeri pada tahun tersebut.
 
"Ekspor kita itu tergantung mekanisme pasar. Pengendalinya besaran produksi dan serapan dalam negeri. Yang pasti, kebutuhan dalam negeri terpenuhi dulu," katanya.
 
Pada tahun ini realisasi ekspor CPO Indonesia diperkirakan mencapai 14 juta ton. Sementara ekspor tahun depan diprediksi hanya 12,5 juta ton.
 
Penurunan ini, menurut Akmaludin disebabkan dua hal. Pertama adalah kenaikan produksi CPO yang memang tidak signifikan dari 18,8 juta ton tahun ini menjadi 19,5 juta ton di 2009.
 
"Terutama karena banyak tanaman yang sudah tua, sehingga produktivitasnya tidak banyak bertambah," katanya.
 
Sementara di sisi lain, kebutuhan industri dalam negeri diperkirakan naik dari tahun ini yang sekitar 4,5 juta ton menjadi 5 juta ton pada 2009. Penyerapan CPO dalam negeri tahun depan pun semakin bertambah dengan adanya penerapan mandatori BBN sebesar 2 juta ton per tahun. Sehingga secara total pada 2009 porsi dalam negeri menjadi 7 juta ton.
 
Industri dalam negeri yang membutuhkan kelapa sawit antara lain minyak goreng, mi instant, dan industri tradisional. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads