Hal ini dikatakan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Eddy Putra Irawady, dalam perbincangan dengan wartawan di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (24/11/2008).
"10 industri yang BM-nya (Bea Masuk) ditanggung pemerintah antara lain sektornya adalah elektronik, alat angkut, makanan dan minuman, dan permesinan. Selain itu ada pengajuan baru dari Pak Fahmi Idris untuk kosmetik, karena bahan baku kosmetik diimpor," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mau dorong supaya kita bisa masukkan bahan bakunya. Kalau untuk tax insentive akan diberikan sejauh mana, kita harus bicara dulu kepada Dirjen Pajak," jelasnya.
Dikatakan Eddy, insentif pepajakan seperti BM itu diberikan untuk membantu impor pada bahan baku dan bahan penolong pada sektor-sektor industri tersebut.
(dnl/qom)











































