Antisipasi Krisis, RI Perluas Pasar ke Belgia

Antisipasi Krisis, RI Perluas Pasar ke Belgia

- detikFinance
Senin, 24 Nov 2008 16:12 WIB
 Antisipasi Krisis, RI Perluas Pasar ke Belgia
Jakarta - Pemerintah akan memperluas pasar ekspor ke Belgia sebagai langkah antisipatif krisis keuangan dunia. Dengan lebih banyak membuka ekspor ke negara Uni Eropa itu, dampak krisis keuangan global bisa diperkecil.

Hal tersebut disampaikan Wapres Jusuf Kalla usai bertemu dengan Pangeran Philippe dari Kerajaan Belgia di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (24/11/2008).

"Memang solusi di situasi ini, adalah memperbesar pasar baru karena dengan memperluas pasar akan mengurangi penurunan ekspor ke negara-negara tradisional, karena itu, mereka sangat penting. Negara tradisional msalnya ekspor ke AS, tekstil, elektronik, karet pasti menurun, karena itu Eropa yang selama ini yang merupakan pasar yang baik, krisis itu lebih kecil di Eropa daripada di AS, sehingga kita harus meningkatkan ke sana," ujar Wapres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan antara Wapres Jusuf Kalla dan Pangeran Philippe berlangsung sekitar 1 jam lebih mulai pukul 13.30 WIB hingga pukul 14.40 WIB. Pangeran Philippe didampingi oleh Putri Mathilda dan sekitar 100 pengusaha Belgia.

Belgia menurut Wapres merupakan daerah yang punya teknologi yang baik dan berkembang, Belgia ini tercatat sebagai ibukota Uni Eropa jadi hubungan dengan Belgia sangatlah penting.

"Kalau kita punya hubungan perdagangan yang baik dengan Belgia akses ke Uni Eropa secara administrasi itu penting sekali, kita punya produk ke Eropa sebenarnya US$ 15 miliar per tahun nilai ekspornya, itu penting," ujarnya.

Sementara itu Pangeran Philippe mengatakan pihaknya antusias untuk berkunjung ke Indonesia. "Walaupun saat ini situasi tidaklah mudah di seluruh negara, kami tetap percaya dan antusias berkunjung ke Indonesia," ujarnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads