Tambahan batubara sebanyak 580 ribu ton hingga akhir tahun ini didapat dari PT Adaro Indonesia, PT Kideco Jaya Agung, dan PT Berau Coal. Semuanya merupakan pasokan tambahan di luar kontrak.
''Tambahan 580 ribu ton untuk konsumsi tahun ini,'' kata Direktur Utama PT Indonesia Power Tonny Agus Mulyantono ketika dihubungi wartawan, Senin (24/11/2008).
Secara rinci, pasokan dari tiga perusahaan itu adalah dari Berau Coal sebanyak 240 ribu ton dengan harga CIF (Cost, Insurance and Freight) Rp 950 ribu per ton.
Adaro memasok tambahan 220 ribu ton dengan harga CIF Rp 910 ribu per ton, dan Kideco memasok 120 ribu ton dengan harga CIF Rp 903 ribu per ton.
Selain itu, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) juga akan memasok 1 juta ton tambahan batubara mulai tahun depan. Dengan begitu, maka pasokan batubara PLTU Suralaya dari PTBA meningkat dari tahun ini 5,1 juta ton menjadi 6,1 juta ton.
"Kita sudah sepakat mereka akan tambah pasokan satu juta ton pada tahun depan dengan harga CIF Rp 880 ribu per ton,"' paparnya.
(lih/qom)











































