Obama Sindir Petinggi 'Big Three' Tuli

Obama Sindir Petinggi 'Big Three' Tuli

- detikFinance
Rabu, 26 Nov 2008 13:24 WIB
Obama Sindir Petinggi Big Three Tuli
Washington DC - Para petinggi 3 industri otomotif besar AS alias 'Big Three' AS: Ford, Chrysler dan General Motor terbang ke Washington dengan pesawat pribadi untuk meminta bailout. Presiden AS terpilih Barack Obama pun menyindir mereka sebagai orang tuli.

"Saya pikir mungkin mereka sedikit tuli dengan apa yang terjadi di Amerika saat ini. Ini adalah masalah kronis, tak hanya untuk industri otomotif, namun untuk kapten industri ini secara umum," ketus Obama.

Ia menyampaikan dalam wawancara yang dirilis ABC News Selasa (25/11/2008), dan dikutip oleh AFP, Rabu (26/11/2008). Wawancara itu sudah direkam sebelumnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, para petinggi otomotif AS pada pekan lalu memohon bailout hingga US$ 25 miliar. Namun kongres meminta mereka kembali lagi untuk memperbaiki proposalnya, dengan penekanan bahwa mereka bisa meraih keuntungan lagi dalam beberapa tahun kedepan.

Ketiga produsen otomotif itu kini memang sedang dirundung malang. Krisis finansial telah membuat permintaan mereka berkurang. Produk-produk mereka juga kian tergilas oleh produk-produk Jepang yang dinilai lebih efisien.

Obama juga melancarkan kritikannya kepada para eksekutif di Wall Street. Menurutnya, para eksekutif di Wall Street sudah selayaknya tidak mendapatkan bonus, sebagai wujud tanggung jawab menyusul terjadinya krisis finansial.

"Jika Anda siap mendapatkan jutaan dolar dan Anda memiliki karyawan yang di-PHK, maka paling tidak yang bisa Anda katakan adalah 'Saya sebaiknya akan membuat sebuah pengorbanan', karena Saya yakin bahwa banyak orang yang akan kesusahan dan menghadapi masa-masa sulit," ujar presiden terpilih yang sempat mencicipi kehidupan di Indonesia itu.

"Ketika orang-orang menurunkan ratusan juta dolar bonus di Wall Street dan mengambil risiko yang sangat besar dengan uang milik orang lain, maka hal itu mengindikasikan sebuah rasa bahwa Anda tidak punya sedikitpun persepsi terhadap apa yang sedang terjadi pada masyarakat Amerika," ketusnya lagi.

Obama mengkritik para para produsen yang mendapat bayaran lebih jauh dari pesaing mereka seperti Toyota, Honda, namun mereka kehilangan uang lebih cepat dari para produsen Jepang tersebut. "Ini mengatakan kepada saya bahwa mereka tidak melihat apa yang terjadi di luar sana," kritiknya.

(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads