Pertamina Ngaku Jual Rugi Premium

Pertamina Ngaku Jual Rugi Premium

- detikFinance
Rabu, 26 Nov 2008 13:36 WIB
Pertamina Ngaku Jual Rugi Premium
Jakarta - Pertamina mengaku mengalami kerugian ketika menjual premium pada saat harga minyak mentah dunia yang saat ini dibawah US$ 70 per barel. Kerugian Pertamina per liternya untuk premium mencapai Rp 130 sampai Rp 150 per liter.
 
Demikian disampaikan oleh VP Pemasaran BBM Ritel Pertamina Denni Wisnuwardani dalam acara diskusi di Graha Niaga Jakarta, Rabu (26/11/2008)
 
"Kondisi ini masih sensitif dengan turunnya harga premium Pertamina benar-benar merugi," katanya.
 
Ia menambahkan, kerugian tersebut disebabkan karena setiap kilang yang dimiliki Pertamina memiliki batas minimum produksi. Dengan asumsi minyak mentah turun dibawah US$ 70 per barel bahkan sampai menembus diangka US$ 49 per barel maka terjadi ketidakseimbangan antara harga yang dijual yang turun dengan biaya produksi yang sama.
 
"Kerugian premium itu per liter Rp 130 sampai Rp 150 per liter, kita bisa survive kalau pada harga US$ 70 per barel dengan margin tipis," ucapnya.
 
Untuk menekan kerugian tersebut, Denni mengatakan Pertamina telah melakukan langkah-langkah efisiensi biaya termasuk distribusi dan lain-lain.
 
"Kita melakukan efisiensi dengan melakukan cut anggaran interen termasuk dinas, rapat kita melakukan teleconference, efisiensi di angkutan mobil-mobil," jelasnya.
  (hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads