Â
Hal ini disampaikan oleh Menteri Perindustrian Fahmi Idris di gedung Departemen Perindustrian, Jakarta, Kamis (27/11/2008).
Â
Fahmi menambahkan, setelah Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mengurangi produksi maka akan memperparah kinerja industri pulp and paper. Selama ini industri pulp and paper sangat bergantung dengan HTI dan Hutan produksi.
Sehingga kata Fahmi banyak produsen yang meminta beberapa hutan alam untuk dijadikan hutan produksi yang kondisinya pun semakin menipis.
Â
"Kuncinya adalah hutan tanaman industri yang cukup, kalau tidak cepat lambat akan jadi masalah nantinya. Utilisasi dengan sebelum ada yang tutup saja sudah dibawah 70%," katanya.
 (hen/qom)











































