Harga minyak turun karena diprediksi kartel pengekspor minyak ini akan menurunkan produksinya. Iran dikabarkan akan pemangkasan produksi sebesar 1,5 juta barel per hari.
Seperti dikutip AFP, Jumat (28/11/2008), minyak jenis light sweet untuk pengiriman Januari turun 22 sen dolar menjadi US$ 54,22 per barel di NYMEX.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua perhatian akan tertuju pada pertemuan informal OPEC di Kairo pekan ini," ujar analis perminyakan Nimit Khamar.
OPEC menurutnya harus mau menurunkan produksi untuk mengatasi harga minyak yang terus mengalami penurunan.
Harga minyak sudah mengalami penurunan drastis sejak mencapai rekor pada bulan Juli. Saat itu harga minyak mencapai harga tertinggi yakni US$ 147 per barel. Harga minyak terus mengalami penurunan karena adanya kekhawatiran mengenai resesi ekonomi global.
Jika resesi terus berkepanjangan maka permintaan untuk minyak akan berkurang yang akhirnya menurunkan harga minyak mentah di pasar internasional.
(ddn/ddn)











































