IPO Tertunda, BUMN Boleh Cari Pinjaman Perbankan

IPO Tertunda, BUMN Boleh Cari Pinjaman Perbankan

- detikFinance
Jumat, 28 Nov 2008 15:47 WIB
IPO Tertunda, BUMN Boleh Cari Pinjaman Perbankan
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta agar BUMN yang belum bisa menggenjot dana melalui opsi penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) agar mencari dana lewat pinjaman perbankan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di ruang kerjanya usai shalat jumat di Gedung Garuda, Jakarta, Jumat (28/11/2008).

"Untuk (BUMN) yang belum bisa IPO kalau financing dari pinjaman perbankan kemungkinkan, ya lewat perbankan saja," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasalnya, ada beberapa BUMN yang perlu dana mendesak, baik itu untuk pembayaran utang maupun ekspansi perusahaan. Namun beberapa BUMN tersebut kesulitan untuk mencari dana melalui pasar modal mengingat kondisi pasar yang masih belum kondusif.

"Pinjaman itu tidak tertutup dari perbankan dalam atau luar negeri. Tapi sekarang ini kan pinjaman dari luar sulit sekali," ujarnya.

BUMN yang saat ini sedang mengincar pinjaman perbankan adalah PT Krakatau Steel. Sedangkan BUMN lain yang IPO-nya tertunda dan masih membutuhkan dana ekspansi antara lain PT Garuda Indonesia, PT Perkebunan Nusantara III, IV dan VII, PT Pembangunan Perumahan, serta PT Bank Tabungan Negara.

(ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads