Hal tersebut dikemukakan oleh Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil di ruang kerjanya usai shalat jumat di Gedung Garuda, Jakarta, Jumat (28/11/2008).
"Untuk (BUMN) yang belum bisa IPO kalau financing dari pinjaman perbankan kemungkinkan, ya lewat perbankan saja," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pinjaman itu tidak tertutup dari perbankan dalam atau luar negeri. Tapi sekarang ini kan pinjaman dari luar sulit sekali," ujarnya.
BUMN yang saat ini sedang mengincar pinjaman perbankan adalah PT Krakatau Steel. Sedangkan BUMN lain yang IPO-nya tertunda dan masih membutuhkan dana ekspansi antara lain PT Garuda Indonesia, PT Perkebunan Nusantara III, IV dan VII, PT Pembangunan Perumahan, serta PT Bank Tabungan Negara.
(ang/lih)










































