RI Gaet Brasil Kerja Sama Pertanian

RI Gaet Brasil Kerja Sama Pertanian

- detikFinance
Jumat, 28 Nov 2008 17:21 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia dan Brasil sepakat bekerja sama membentuk strategic partner bidang alih teknologi dan perdagangan. Kerjasama ini bagian dari peningkatan pasar dan alih teknologi kedua negara khususnya di bidang pertanian.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di gedung Departemen Perdagangan (Depdag), Jakarta, Jumat (28/11/2008).

"Untuk kerjasama dengan Brasil telah ditandatangani kesepakatan, strategic partnership akan dibentuk," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerja sama itu mencakup dua hal yaitu kerjasama di bidang teknologi atau semacam  asisten teknis dibidang pengembangan bidang komoditi kedelai, gula, dan biofuel oleh Brasil. "Intinya kerja sama pertanian, Brasil cukup maju dalam biofuel," tukas Mari.

Kerjasama kedua adalah masalah kerjasama perdagangan  termasuk dikaitkan dengan rencana Indonesia mengimpor daging sapi dari Brasil, yang selama ini banyak mengalami pro kontra karena isu penyakit sapi gila.

"Isu impor daging akan dibahas dalam kerangka lebih luas dalam bentuk kerjasama bilateral, itu  PR bagi kita, dalam komisi bersama bidang ekonomi. Kita belum ada targetnya, akan segera dibentuk kita segera bertemu," ujarnya.

Nilai perdagangan Indonesia-Brasil untuk ekspor impor pada tahun 2008 ini ditargetkan mencapai US$ 2 miliar, hingga bulan Oktober saja mencapai US$ 1,7 miliar. "Ada keinginan kedua pihak untuk meningkatkan perdagangan," serunya.

Kurangi Tuduhan Dumping

Mari mengatakan yang menjadi masalah sekarang ini banyak produsen di Indonesia yang terkena tuduhan dumping oleh Brasil termasuk produk tekstil yang justru menjadi andalan ekspor Indonesia ke Brasil. Pihaknya telah mencoba mencari jalan keluar dengan menekan tuduhan tersebut agar ekspor tetap terjaga.

"Untuk dumping di tingkat perwakilan perdagangan kita di sana sudah bekerja keras membantu dan memfasilitasi dalam membantu mengisi formulir investigasi yang berbahasa Portugis," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kerjasama ini akan berhasil dan menguntungkan kedua belah pihak, apalagi penetrasi investasi Indonesia ke Brasil cukup lumayan. Diantaranya pabrik rokok kretek super dan rencana ekspansi Indorama ke Brasil.

(hen/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads