Hal tersebut disampaikan Sekretaris Menneg BUMN M Said Didu di sela-sela workshop BUMN di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (29/11/2008).
"Justru di saat krisis investasi harus dilakukan. BUMN di tahun 2009 harus percepat investasi karena harga barang murah, harga barang modal turun," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BUMN yanng harus jor-joran berinvestasi di tengah krisis antara lain BUMN yang bergerak di bidang perkebunan, pupuk, dan pertambangan.
"Perkebunan, pupuk, mungkin investasi pertambangan juga, karena harga alat tambang murah, kalau pupuk dengan membangun pabrik baru. Pabrik pupuk ada yang dibangun 30 tahun lalu, dengan konsumsi gas sangat tinggi, untuk menghasilkan 1 ton urea itu membutuhkan 34 mmbtu sementara yang baru bisa 24 mmbtu. Dari selisih gas sudah untung berapa," ujarnya. (ddn/ddn)










































