BUMN Harus Jor-joran Investasi Kala Krisis

BUMN Harus Jor-joran Investasi Kala Krisis

- detikFinance
Sabtu, 29 Nov 2008 12:10 WIB
BUMN Harus Jor-joran Investasi Kala Krisis
Jakarta - Ketika krisis keuangan global melanda, bukan menjadi alasan bagi BUMN untuk berdiam diri. BUMN justru harus memperbanyak investasi di tahun 2009.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Menneg BUMN M Said Didu di sela-sela workshop BUMN di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (29/11/2008).

"Justru di saat krisis investasi harus dilakukan. BUMN di tahun 2009 harus percepat investasi karena harga barang murah, harga barang modal turun," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk membiayai investasi tersebut melalui pembiayaan rupiah menurutnya tidak masalah. "Likuiditias rupiah juga tidak ada masalah, yang masalah itu kan likuiditas dolar jadi hanya mengubah strategi dari penggunaan dolar, memang mencari dolar susah tetapi tidak semua investasi menggunakan dolar," ujarnya.

BUMN yanng harus jor-joran berinvestasi di tengah krisis antara lain BUMN yang bergerak di bidang perkebunan, pupuk, dan pertambangan.

"Perkebunan, pupuk, mungkin investasi pertambangan juga, karena harga alat tambang murah, kalau pupuk dengan membangun pabrik baru. Pabrik pupuk ada yang dibangun 30 tahun lalu, dengan konsumsi gas sangat tinggi, untuk menghasilkan 1 ton urea itu membutuhkan 34 mmbtu sementara yang baru bisa 24 mmbtu. Dari selisih gas sudah untung berapa," ujarnya. (ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads