Harga BBM Industri Turun 1,5% Hingga 9,4%

Harga BBM Industri Turun 1,5% Hingga 9,4%

- detikFinance
Minggu, 30 Nov 2008 19:05 WIB
Harga BBM Industri Turun 1,5% Hingga 9,4%
Jakarta - Harga BBM industri yang berlaku mulai besok Senin (1/12/2008) turun bervariasi antara 1,5% hingga 9,4%. Variasi penurunan ini disebabkan fluktuasi MOPS dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Dibanding periode sebelumnya, untuk harga jual keekonomian tersebut, dengan menggunakan valas (US$) ada penurunan 6,5% sampai dengan 14%, sedangkan untuk penggunaan rupiah ada penurunan sekitar 1,5% sampai dengan 9,4%," demikian tercantum dalam siaran pers Pertamina, Minggu (30/11/2008).

Harga baru BBM industri Pertamina yang berlaku mulai besok, 1 Desember 2008 adalah sebagai berikut :

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wilayah 1: Harga berlaku Ex. Suplai Point (Depot/Transit Terminal) selain UPms VII, UPms VIII Jayapura dan Propinsi NTT.
Premium Rp 6.500 per liter, minyak tanah Rp 7.130 per liter, minyak solar Rp 6.727 per liter, minyak diesel Rp 6.096 per liter, minyak bakar Rp 3.644 per liter, diesel V10 Rp 5.514 per liter dan Pertamina Dex Rp 7.500 per liter.

Wilayah 2: Harga berlaku Ex. Suplai Point (Depot/Transit Terminal) di UPmsVII Makasar.
Premium Rp 6.617 per liter, minyak tanah Rp 7.595 per liter, minyak solar Rp 7.354 per liter, minyak diesel Rp 6.709 per liter, minyak bakar Rp 3.863 per liter.

Wilayah 3: Harga berlaku Ex. Suplai Point (Depot/Transit Terminal) di UPmsVIII Jayapura dan Propinsi NTT.
Premium Rp 6.734 per liter, minyak tanah Rp 7.781 per liter, minyak solar Rp 7.534 per liter, minyak diesel Rp 6.873 per liter, minyak bakar Rp 3.955 per liter.

Wilayah 4: Harga berlaku Ex. Inst. Medan Grup, Depot Panjang TT. TG. Gerem, Depot Plumpang, Inst. Tanjung Priok, Inst. Semarang/Pengampon, Inst. Surabaya Group.
Premium Rp 6.500 per liter, minyak tanah Rp 7.130 per liter, minyak solar Rp 6.627 per liter, diesel V10 Rp 5.514 per liter, minyak bakar Rp 3.644 minyak diesel Rp 6.096 per liter dan Pertamina Dex Rp 7.500 per liter. (lih/nwk)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads