Indonesia Dapat Komitmen Pinjaman Siaga dari Jepang

Indonesia Dapat Komitmen Pinjaman Siaga dari Jepang

- detikFinance
Senin, 01 Des 2008 10:45 WIB
Indonesia Dapat Komitmen Pinjaman Siaga dari Jepang
Jakarta - Indonesia mendapat komitmen pinjaman siaga (standby loan) dari Jepang untuk membiayai defisit anggaran. Namun pinjaman ini baru akan digunakan jika kondisi pasar masih tidak kondusif untuk penerbitan surat berharga.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani usai Kampanye Sunset Policy di Gedung Danapala, Jakarta, Senin (1/12/2008).

Menurut Sri Mulyani, pinjaman siaga dari Jepang ini diusahakan melalui kerjasama bilateral.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin kita dapat dukungan bagi pembiayaan defisit tahun depan. Seandainya situasi pasar surat berharga belum pulih juga, maka untuk defisit financing kita bisa harapkan pinjaman bilateral terutama dari Jepang," katanya.

Belum ada kepastian berapa dana yang disiapkan Jepang untuk pinjaman siaganya. Yang pasti, besaran jumlah itu tergantung kombinasi dengan pinjaman bilateral dan multilateral lainnya. Seperti diketahui, Indonesia juga mendapat pinjaman siaga dari beberapa lembaga seperti ADB dan WB.

Sri Mulyani menambahkan, pihak Jepang merespon permintaan Indonesia ini dengan positif. Pinjaman siaga untuk menutupi defisit anggaran ini akan dialirkan melalui JICA (Japan International Cooperation Agency).

Kesepakatan ini merupakan hasil kunjungan kerja Sri Mulyani ke Jepang minggu lalu. Pada kesempatan yang sama juga dibahas mengenai kelanjutan teknis dari kesepakatan G-20.

Selain itu juga dibahas mengenai hal-hal apa saja yang harus dipenuhi negara ASEAN dan ASEAN+3 dalam penggunaan fasilitas dari inisiatif Chang Mai. Jepang juga akan berkontribusi dalam fasilitas Chiang Mai ini melalui JBIC (Japan Bank for International Cooperation).

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads