"Dua yang mengundurkan diri adalah Petrobass dan Patra Niaga. Alasannya saya kurang tahu," kata Kepala BPH Migas Tubagus Haryono sebelum mengikuti Rapat Kerja antara BP Migas, BPH Migas dan Komisi VII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/12).
Sedangkan enam perusahaan lainnya, lanjut Tubagus, masih maju dalam tender pengadaan distribusi BBM subsidi tahun 2009. "Yang masih maju yaitu Pertamina, Shell, AKR, Bumi Asri Prima Pratama, Petronas, TPPI," ungkapnya.
Seperti diketahui, pada awalnya ada 28 perusahaan yang berminat mengikuti seleksi distribusi BBM subsidi ini. Setelah seleksi pertama, lolos 22 perusahaan kemudian disaring lagi menjadi delapan perusahaan yang akan ikut beauty contest.
Adapun persyaratan untuk menjadi distributor BBM bersubsidi pada 2009 antara lain memiliki infrastruktur yang memadai untuk menjamin pasokan BBM dan sanggup melayani dua wilayah distribusi. Selain itu kehandalan dan kemampuan pasokan, kelengkapan dan kemampuan infrastruktur penerimaan dan penyimpanan, serta memiliki kemampuan finansial.
Jika tidak ada badan usaha yang mampu memenuhi syarat tersebut, maka Pertamina akan kembali ditunjuk langsung sebagai pelaksana BBM bersubsidi tahun 2009 seperti tahun-tahun sebelumnya.
(lih/lih)











































