Β
Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Fahmi Idris usai meresmikan pengiriman piano untuk sekolah di seluruh Indonesia di pabrik Yamaha Music, Cikarang, Senin (1/12/2008).
Ia mengakui saat ini perusahaan-perusaan Jepang termasuk yang cukup banyak memakai tenaga kerja kontrak dengan alasan menekan risiko bisnis.
Β
"Memang ini sebutulnya dilematis, buat perusahaan Jepang yang memang sudah banyak dapat informasi mengenai masalah ketenagakerjaan. Terus terang saja mereka masih beranggapan, khususnya Jepang soal perundangan ketenagakerjaan kita yang masih kaku, sehingga untuk menghindari masalah mereka memperbesar tenaga kerja kontrak," jelas Fahmi.
Β
Namun selain itu ia juga meminta kepada seluruh karyawan kontrak untuk bisa menunjukan kerja yang baik termasuk soal loyalitas, keterampilan dan lain-lain agar perusahaan bisa menaikan posisi statusnya.
Β
"Saya berharap saudara tingkatkan ketrampilan agar Yamaha yang dari Indonesia lebih baik dari Cina dan Jepang, jadi semakin dekat saudara-saudara (kayawan Yamaha) jadi karyawan tetap," pesan Fahmi disambut riuh ribuan karyawan Yamaha.
Fahmi mencontohkan, dari sekitar 4.500 karyawan Yamah Music hanya 40% yang berstatus karyawan tetap sedangan 60% sisanya adalah karyawan kontrak dominan dan outsourcing minoritas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(hen/lih)











































