"Memang sudah tercapai harga keekonomiannya. Harga keekonomian itu kan
adalah perhitungan bahan bakar dengan kondisi ICP dan kurs saat ini," kata Dirjen Migas Evita Legowo usai rapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (2/12/2008).
Untuk ICP rata-rata sejak Januari hingga 2 Desember 2008 masih di kisaran US$ 97,45 per barel. Sementara ICP terhitung November 2007 hingga Desember 2008 sekitar US$ 101,1 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perhitungan saya saat ini belum bisa turun, karena masih di atas
harga keekonomian," katanya.
Meski begitu, kalaupun harga Solar turun, maka akan divelauasi setiap bulan juga seperti halnya Premium. Namun walaupun bisa naik turun, batas atasnya tetaplah harga Solar saat ini yaitu Rp 5.500 per liter. (lih/qom)











































