ICP Anjlok ke US$ 46,3/Barel

ICP Anjlok ke US$ 46,3/Barel

- detikFinance
Selasa, 02 Des 2008 14:29 WIB
Jakarta - Harga Minyak Indonesia (ICP/Indonesia Crude Price) hari ini sudah mencapai titik terendahnya dalam beberapa bulan, yaitu US$ 46,32 per barel. Dengan ICP sebesar ini, pemerintah mengakui tak lagi mensubsidi Premium.

"Memang sudah tercapai harga keekonomiannya. Harga keekonomian itu kan
adalah perhitungan bahan bakar dengan kondisi ICP dan kurs saat ini," kata Dirjen Migas Evita Legowo usai rapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa (2/12/2008).

Untuk ICP rata-rata sejak Januari hingga 2 Desember 2008 masih di kisaran US$ 97,45 per barel. Sementara ICP terhitung November 2007 hingga Desember 2008 sekitar US$ 101,1 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski pemerintah sudah menurunkan harga Premium, hingga kini penurunan harga solar masih menunggu giliran. Evita mengaku berdasarkan penghitungannya, harga Solar belum bisa ikut turun.

"Perhitungan saya saat ini belum bisa turun, karena masih di atas
harga keekonomian," katanya.

Meski begitu, kalaupun harga Solar turun, maka akan divelauasi setiap bulan juga seperti halnya Premium. Namun walaupun bisa naik turun, batas atasnya tetaplah harga Solar saat ini yaitu Rp 5.500 per liter. (lih/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads