26.000 Buruh Tekstil di Jabar Dirumahkan

26.000 Buruh Tekstil di Jabar Dirumahkan

- detikFinance
Rabu, 03 Des 2008 09:50 WIB
26.000 Buruh Tekstil di Jabar Dirumahkan
Bandung - Krisis global yang menghantam dunia membuat permintaan barang ekspor turun sehingga memaksa industri melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Hanya dalam satu bulan, sekitar 26 ribu buruh tekstil dan produk tekstil (TPT) di Jabar dirumahkan.

"Sekarang ini kita harap-harap cemas dan berdoa semoga krisis sekarang bisa kita lewati," ujar Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jabar Ade Sudrajat saat dihubungi detikbandung, Rabu (3/12/2008).

Menurutnya krisis finansial global saat ini memaksa pengusaha di Jabar untuk merumahkan para karyawannya. Sebelumnya Ade mengatakan industri pertekstilan di dunia merosot sebesar 30 persen akibat krisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Merumahkan karyawan tak bisa dihindari. Sejak awal November lalu hingga sekarang ini, sekitar 26 ribu buruh di Jabar yang dirumahkan," ungkapnya.

Ketika ditanya apakah jumlah ini akan bertambah pada 2009 nanti, Ade menyatakan dirinya enggan memprediksi. "Saya engga mau prediksi. Takut. Doakan saja industri tekstil kita bisa bertahan," katanya. (ern/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads