"Qantas Airways mengkonfirmasi sedang mengeksplorasi potensi merger dengan British Airways Plc melalui struktur perusahaan dual-listed," ujar Qantas dalam pernyataannya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/12/2008).
Namun Qantas tidak bisa memastikan apakah pembicaraan merger itu akan berakhir pada sebuah kesepakatan. BA pada tahun 1993 telah mengakuisisi 25% saham Qantas. Namun 11 tahun kemudian, BA menjual lagi saham Qantas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika merger antara Qantas, BA dan Iberia terjadi, maka akan terbentuk sebuah maskapai terbesar di dunia.
Saham BA langsung melonjak hingga 164,1 pence, sebelum akhirnya ditutup naik 12,5% menjadi 157,1 pence.
Sementara BA menyatakan, merger itu akan dilakukan melalui pembentukan perusahaan yang listing di dua negara yakni London dan Australia. Pemerintah Australia sendiri sudah mengindikasikan akan memberikan kelonggaran untuk kepemilikan asing. Sesuai UU Australia, Qantas harus mempertahankan kepemilikan lokal hingga 51%.
(qom/ir)











































