Smart Card BBM Hanya Buang-buang Uang Negara

Smart Card BBM Hanya Buang-buang Uang Negara

- detikFinance
Rabu, 03 Des 2008 16:36 WIB
Smart Card BBM Hanya Buang-buang Uang Negara
Jakarta - Pemerintah merasa penerapan program smart card alias kartu pintar yang disiapkan untuk mengendalikan penggunaan BBM bersubsidi dinilai tidak efektif di saat selisih antar BBM non subsidi dan bersubsidi semakin kecil.
 
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Tubagus Haryono di sela-sela rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/12/2008).
 
"Selisih harga BBM non subsidi dan bersubsidi relatif semakin kecil menyusul anjloknya harga minyak mentah dunia. Otomatis potensi penyalahgunaan pun menurun," jelasnya.
 
Maka dari itu, pihaknya menilai rencana penerapan smart card tidak akan efektif. Menurutnya, jika program tersebut tetap dilakukan malah akan jadi pemborosan terhadap uang negara.
 
"Kalau tidak efektif kan sayang buang-buang uang negara saja. Selisih harga BBM non subsidi dan bersubsidi sudah kecil sekali," katanya.
 
Namun Ia mengatakan, bukan berarti pihaknya akan serta merta berhenti melakukan berbagai persiapan terkait dengan penerapan smart card tersebut. "Tetap kami persiapkan jika sewaktu-waktu memang dibutuhkan," ujarnya.

(ang/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads