Anwar Ibrahim: Krisis Kali Ini Lebih Berat dari 1998

ADVERTISEMENT

Anwar Ibrahim: Krisis Kali Ini Lebih Berat dari 1998

- detikFinance
Jumat, 05 Des 2008 14:20 WIB
Jakarta - Banyak kalangan yang memprediksi dampak krisis ekonomi kali ini tidak sehebat krisis pada 1997-1998. Namun Mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim justru menyatakan krisis kali ini akan lebih berat dari 10 tahun silam.

Demikian disampaikan Anwar dalam kuliah umum 'Can Asia Survive from Global Economic Crisis: A Challenge Toward Asia Renaissance' di Auditorium Pusat Studi Jepang, Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Jumat (5/11/2008).

"Saya kira kali ini dampaknya (krisis) lebih hebat," tegasnya.

Menurut Anwar, dampak krisis kali ini bakal lebih hebat karena berpengaruh ke semua lapisan perekonomian. Sementara pada krisis 1997-1998 dampaknya hanya di sektor keuangan saja.

"Dampak krisis tahun 1997-1998 itu hanya krisis keuangan, tapi untuk sekarang impact-nya ke keseluruhan sistem ekonomi," ujarnya.

Ia juga memprediksi bahwa dampak gelombang krisis ini akan terasa dalam 6 bulan hingga 1 tahun mendatang. (mok/lih)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT