Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam jumpa pers usai evaluasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Gedung BRI, Jakarta, Jumat (5/12/2008).
"Kita sedang excercise melakukan dengan cermat, oleh Menkeu, ESDM, dan menteri-menteri terkait untuk melihat peluang, menurunkan kembali premium dan juga solar," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan tujuan sektor riil kita, industri kita jadi lebih ringan bebannya. Termasuk saudara-saudara kita yang mengonsumsi langsung BBM, bisa diringankan," katanya.
Namun mengenai kapan dan berapa besar penurunan harga BBM akan dilakukan, Presiden menyatakan hal itu masih dihitung agar tidak salah keputusan.
"Kapan berlakunya? Berapa turunnya? Ini sedang dihitung secera cermat. Dengan deimikian ini bisa jadi solusi yang tepat," katanya.
(lih/qom)











































