Indonesia Sudah 'Surplus' Gula

Indonesia Sudah 'Surplus' Gula

- detikFinance
Selasa, 09 Des 2008 18:23 WIB
Jakarta - Indonesia sudah mencatat surplus gula jika produksi gula berbasis tebu dan gula rafinasi digabung. Total produksi keduanya di tahun 2008 mencapai 4,6 juta ton. Sedangkan produksi gabungan keduanyadi tahun 2009 diprediksi akan meningkat lagi.

Deputi Menko Perekonomian Bayu Krisna Murthi mengatakan untuk proyeksi tahun ini Indonesia sudah mengahasilkan 2,7- 2,8 juta ton untuk gula berbasis tebu. Sedangkan untuk raw sugar sekitar 1,5 juta ton.

"Kita punya carry over stock yang cukup besar seperti tahun lalu jadi total kita memproduksi tahun 2008 sekitar 4,6 juta ton dan itu akan terbawa di 2009," kata Bayu di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (9/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Bayu mengingatkan untuk memperhatikan periode Januari sampai Juni yang tidak ada masa giling sehingga tidak ada produksi dalam negeri. Dalam kondisi seperti itu pemerintah akan menghabiskan stok yang sudah ada dan menggunakan produksi dari rafinasi.

"Kita sudah berada dalam status kalau digabung antara pabrik gula tebu dan rafinasi, Indonesia sudah surplus. Itu suatu keberhasilan," katanya.

Untuk tahun depan Bayu optimistis target produksi akan meningkat lagi di atas 4,5 juta ton. "Bisa tapi saya tidak tahu presentasenya tapi saya kira produksi akan naik," katanya.

Sementara untuk produksi rafinasi pemerintah akan coba dapatkan raw sugar dari dalam negeri. Jadi revitalisasi pabrik gula untuk kuantitas sudah berahasil. Sudah naik produksinya dan masuk ke revitalisasi kualitas dan efisiensi.

"Untuk impor gula akan diumumkan tahun depan," kata Bayu. (ir/ir)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads