Sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi, tiga truk tangki terlihat sudah mengangkut minyak mentah dari Sumur Banyu Urip menuju ke pengolahan minyak PertoChina di kawasan Mudi, Tuban.
Meski sudah mengeluarkan minyak, namun produksi perdana ini sifatnya masih berupa 'intermittent production' atau terputus-putus karena bisa berhenti dan kemudian mulai lagi dalam interval tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Blok Cepu merupakan blok migas yang dikelola Pertamina bersama MobilCepu Ltd (MCL) yang merupakan anak usaha ExxonMobil Indonesia.
Namun baik Pertamina dan Exxon selalu menyatakan produksi dari blok Cepu terhalang masalah pembebasan lahan. Blok ini memang ditargetkan bisa berproduksi pada bulan ini dengan tingkat produksi sekitar 10.000-20.000 barel per hari.
(gik/lih)











































