Demikian disampaikan Pimpinan Proyek Panas Bumi Ulu Belu, Bambang BudiarjoΒ dalam
paparannya di Hotel Sheraton Bandar Lampung, Kamis (11/12/2008) malam.Menurutnya, pengeboran yang saat ini sudah berjalan baru mencapai 6 sumur, berarti ada 10 sumur lagi yang akan dibor hingga kuartal tiga tahun depan.
"Pengeboran saat ini telah sampai pada sumur keenam, berarti masih ada 10 sumur lagi. Dengan kisaran investasi satu sumur sebesar US$ 5-6 juta," katanya.
Β
Dari lima sumur yang sudah dibor, PGE memperoleh sumebr panas bumi berkapasitas 2x10 MW terutama dari sumur Ulu Belu III dan IVΒ yang telah diuji produksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Sementara Manager Hubungan Masyarakat PT Pertamina Geothermal Energy, Adiatma Sardjito menjelaskan panas bumi dari Ulu Belu dirancang untuk memasok listrik 2x55 MW kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Saat ini negosiasi masih berlangsung dan harganya masih belum ditentukan," jelasnya.
Β
Setelah Ulubelu, PGE juga akan mengekplorasi panas bumi di sumur Lumut Balai mulai minggu depan."Mudah-mudahan jauh lebih bagus dari Ulubelu," harapnya.
Β
PT Pertamina Geothermal Energy saat ini memegang kuasa atas 15 wilayah kerja pertambangan. Beberapa lapangan panas bumi andalannya adalah Ulu Belu 2 dan 3 yang kandungan airnya kurang dari 10 persen, Lahendong yang kandungan airnya 20 persen, Kamojang yang kandungan airnya hanya 1 persen.
(lih/lih)











































