JK: Ini Saatnya Tawarkan Mebel Mewah Harga Murah

JK: Ini Saatnya Tawarkan Mebel Mewah Harga Murah

- detikFinance
Jumat, 12 Des 2008 11:25 WIB
JK: Ini Saatnya Tawarkan Mebel Mewah Harga Murah
Jakarta - Krisis ekonomi membuat harga-harga mebel mewah seperti buatan Italia jadi tidak terjangkau. Inilah saatnya bagi pengrajin mebel Indonesia untuk mencuri kesempatan dengan menawarkan mebel mewah dengan harga 75% lebih murah.

Demikian disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam membuka Munas Asmindo V, di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (12/12/2008).

Salah satu pasar yang potensial untuk penawaran mebel mewah harga murah ini adalah negara-negara di Timur Tengah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita bisa merambah pasar di Timur Tengah. Timur Tengah menyukai yang lux, sekarang lah saatnya menawarkan mebel kita yang baik tapi harganya sepertiga atau seperempat lebih murah," katanya.

Menurut Kalla, dengan kondisi krisis seperti sekarang mebel seharga ribuan dolar yang dulu masih terjangkau kini menjadi sangat mahal. Meskipun masih ada segelintir orang sangat kaya yang bisa membeli mebel-mebel mahal itu, tetap saja permintaan akan menurun. Penurunan permintaan paling terasa untuk mebel-mebel mewah yang dibandrol merek Italia.

"Sebagai dampak krisis, mebel memang menurun. Harga mebel jadi mahal. Dulunya US$ 1.000 tidak berarti, sekarang jadi sangat berarti. Pastinya furnitur-furnitur Italia yang paling menurun. Yang pertama turun furnitur Italia, orang menghindari yang mahal, meskipun ada yang super kaya, yang tetap bisa beli. Tapi pasti orang menghindari, seperti (furnitur) kulit yang mahal," katanya.

Selain menembus pasar baru di Timur Tengah, pemerintah juga akan membantu pengusaha mebel untuk menjaga pasar mebel dalam negeri.

"Yang diharapkan Ketua Asmindo (Ambar Tjahyono) untuk menjaga pasar dalam negeri pasti lah pemerintah dukung. Pemerintah berupaya sedemikian mungkin untuk jaga itu," katanya. (lih/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads