Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono usai menggelar rapat koordinasi terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Minggu (14/12/2008).
"Harga daging masih cukup tinggi, oleh karena itu saya bikin policy, agar harga daging dalam negeri bisa lebih kompetitif," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu pemerintah akan membuka sumber-sumber impor lainnya sekaligus meningkatkan kapasitas dalam negeri.
"Menggantungkan sumber impor daging sapi pada satu dua negara saja , tentu tidak menjamin atau tidak mendorong kompetisi yang sehat. Oleh karena itu kita akan perlebar sumber-sumber daging sapi ini sekaligus meningkatkan kapasitas dalam negeri kita," katanya.
Sejauh ini impor daging sapi utama Indonesia berasal dari tiga negara, yaitu Australia, Selandia Baru dan AS. Sementara Brasil, yang sedang dalam proses sebagai negara eksportir, masih mendulang sejumlah kontroversi karena dugaan penyakit hewan.
(lih/lih)











































