3 Dokumen Kerjasama ASEAN Diteken Selasa

3 Dokumen Kerjasama ASEAN Diteken Selasa

- detikFinance
Senin, 15 Des 2008 14:21 WIB
3 Dokumen Kerjasama ASEAN Diteken Selasa
Jakarta - Setelah tertunda satu minggu, Para menteri ekonomi ASEAN akan bertemu dalam ASEAN Economic Ministers pada Selasa (16/12/2008) di Singapura.

Agenda utama pertemuan tersebut penandatangan beberapa kesepakatan dan perjanjian penting yang merupakan tindak lanjut nyata dalam cetak biru komunitas ekonomi ASEAN yang telah ditandatangani para pemimpin ASEAN pada KTT ASEAN tahun 2007.

"Adapun dokumen-dokumen yang akan ditandatangani adalah Asean Trade In Good Agreement (ATIGA)  Asean Comprehensive Investment Agreement (ACIA) dan The 7th ASEAN Framework Agreement on Services (AFAS-7)," ujar Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam jumpa pers di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais No 5, jakarta, Senin (15/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ATIGA, lanjut Mari, merupakan kumpulan dari perjanjian mengenai perdagangan barang termasuk program pengurangan atau penghapuskan tarif non tarif menjelang tahun 2012, revisi rules of origin dan implementasi agenda perdagangan, misalnya National Single Window.

"ACISA merupakan revisi dan gabungan dari ASEAN Investment dan International Guarantee Agreements (IGA) sebelumnya dalam sebuah perjanjian komprehensif dengan mengurangi hambatan investasi menjelang tahun 1015 ke dalam tiga fase,"  jelasnya

Dokumen ketiga yang akan ditandatangani, imbuh Mari yaitu AFAS-7 yang bertujuan untuk meningkatkan liberalisasi di 65 sub bidang jasa-jasa, melalui timetable yang lebih terarah dalam bidang integrasi prioritas bidang jasa.

Mari menambahkan hari ini para menteri luar negeri ASEAN telah bertemu untuk mengesahkan mulai berlakunya Piagam ASEAN (ASEAN charter).

"Piagam ASEAN tersebut akan menjadikan ASEAN sebagai organisasi yang berdasar aturanyang jelas dan lebih terstruktur serta memungkinkan untuk terciptanya  komunitas politik dan keamanan ASEAN serta komunitas ekonomi dan soasial budaya ASEAN," paparnya.


(epi/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads