Konsorsium 3 BUMN Siapkan 2 Opsi Pembangunan Terminal LNG

Konsorsium 3 BUMN Siapkan 2 Opsi Pembangunan Terminal LNG

- detikFinance
Senin, 15 Des 2008 18:25 WIB
Konsorsium 3 BUMN Siapkan 2 Opsi Pembangunan Terminal LNG
Jakarta - Konsorsium PGN, PLN, dan Pertamina menyiapkan dua opsi pembangunan terminal LNG sebagai upaya antisipasi krisis, yaitu dibangun di atas air (floating) atau sebagai terminal mini. Kapasitas terminal LNG pun bisa jadi diturunkan dari 3 juta ton menjadi 1-1,5 juta ton per tahun.

Pembangunan terminal LNG dengan kapasitas 3 juta ton dikhawatirkan batal akibat krisis. Sehingga dua opsi tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

"Ada perubahan, ya kondisinya diluar pun memang berubah kita antisipasi yang diatas air dan mini,"  kata Direktur Utama PGN  Hendi Priyo Santoso usai rapat kerja dengan komisi VII  di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hendi, perubahan rencana itu saat ini masih dalam pembicaraan. Jika perubahan disepakati kapasitas terminal yang dibangun hanya akan sekitar 1 juta ton hingga 1,5 juta ton saja.

Ia menegaskan  keberlangsungan konsorsium tetap dipertahankan, walaupun ketiga BUMN tersebut belum memutuskan berapa porsi masing-masing dalam proyek terminal LNG ini, termasuk  bentuk perseroan pengelola terminal.  

Rencananya terminal LNG ini akan dibangun di Banten, yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan gas dalam negeri, terutama untuk bahan dasar listrik. Rencananya, sebagian besar gas yang diterima di terminal ini akan dipakai untuk kebutuhan PT PLN.

Konsorsium terminal LNG ini juga baru memperoleh kepastian pasokan gas dari lapangan gas Bontang yang dioperasikan di Kalimantan Timur. Bahkan upaya mencari pasokan lain juga masih dijajaki.

(hen/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads