Elpiji Langka, Pertamina Tambah Pasokan Mitan Non Subsidi

Elpiji Langka, Pertamina Tambah Pasokan Mitan Non Subsidi

- detikFinance
Rabu, 17 Des 2008 17:14 WIB
Elpiji Langka, Pertamina Tambah Pasokan Mitan Non Subsidi
Jakarta - Untuk memberikan alternatif pada masyarakat yang kesulitan mendapatkan elpiji, Pertamina menggelontorkan tambahan pasokan minyak tanah sekaligus menggelar operasi minyak tanah di beberapa titik rawan. Namun minyak tanah yang digelontorkan adalah minyak tanah non subsidi seharga Rp 6.500 per liter.

"Kita akan lakukan operasi pasar minyak tanah, dengan memberikan tambahan kuota minyak tanah, ini sebagai pilihan bagi masyarakat," kata Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya, dalam acara konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Rabu (17/12/2008).

Langkah ini menurut Hanung, sebagai upaya Pertamina untuk memberikan pilihan bagi masyarakat pada saat proses recovery pasokan elpiji yang dilakukan sedang berlangsung. Meningat, kata dia, secara suplai pasokan elpiji di Pertamina sudah normal, namun untuk sampai tahap recovery menyeluruh masih membutuhkan waktu 3 hari lagi di masyarakat.
 
"Harganya itu Rp 6.500 per liter dijual dengan harga keekonomian berdasarkan MOPS dua minggu terakhir di tingkat agen dan SPBU. Kalau di pangkalan kisarannya Rp 6500 sampai Rp 7000 per liter," jelasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mencontohkan di wilayah Solo telah dilakukan tambahan 20 kilo liter minyak tanah, namun karena kondisinya belum mencukupi maka pada hari ini diberikan tambahan 100 kilo liter. "Ini akan terus dilakukan sampai kondisi pulih," katanya.
 
Khusus untuk DKI Jakarta disiapkan 18 agen minyak tanah dan 5 agen di Bandung. Untuk Jabodatebek sendiri diperkirakan ada kebutuhan 60.000 liter per hari untuk minyak tanah.
 
"Lokasi-lokasi tersebut akan diberi tanda spanduk mulai besok," ujarnya.
 
Khusus mengenai pembelian elpiji, ia menghimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi panik membeli elpiji pada saat proses recovery, karena Pertamina telah memastikan bahwa pasokan elpiji aman. "Mohon masyarakat membeli sesuai dengan kebutuhan saja," serunya. (hen/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads