Investasi tersebut akan digunakan pada proyek-proyek hulu migas meliputi blok migas existing, blok migas baru dan blok Coal Bed Methane (CBM).
Demikian disampaikan Kepala Biro Hukum dan Humas Departemen ESDM Sutisna Prawira dalam siaran pers, Kamis (17/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk proyek infrastruktur di sektor ketenagalistrikan, target investasi yang terserap sekitar US$ 6,613 miliar atau 26% dari total investasi.
"Sedang proyek-proyek infrastruktur sub sektor Ketanagalistrikan terdiri bidang Pembangkitan, yaitu proyek 10 ribu MW PLN, proyek APBN, proyek DIPA SLA, proyek APLN dan proyek IPP dengan jumlah sebesar 15.629 MW. Untuk bidang transmisi terdiri dari proyek APBN (465 kms) dan proyek DIPA SLA (480 kms)," tambahnya
Di sektor pertambangan umum, target investasinya mencapai US$ 2,144 miliar atau sebesar 8% dari total investasi.
Investasi ini berasal dari proyek-proyek PKP2B Generasi I, PKP2B Generasi 2, PKP2B Generasi 3, Kontrak Karya (Mineral-Produksi), Kontrak Karya (Mineral-Konstruksi), PKP2B (Batubara-Konstruksi), Kuasa Pertambangan (Batubara-Produksi) dan Kuasa Pertambangan (Mineral-Produksi).
(lih/ir)











































