Proyek Infrastruktur Energi 2009 Serap US$ 25,391 Miliar

Proyek Infrastruktur Energi 2009 Serap US$ 25,391 Miliar

- detikFinance
Kamis, 18 Des 2008 09:35 WIB
Proyek Infrastruktur Energi 2009 Serap US$ 25,391 Miliar
Jakarta - Proyek-proyek infrastruktur di sektor energi pada 2009 diperkirakan akan menyerap investasi sebanyak US$ 25,391 miliar. Investasi terbesar terjadi pada sektor minyak dan gas sebesar US$ 16,635 miliar atau sekitar 66% dari total investasi 2009.

Investasi tersebut akan digunakan pada proyek-proyek hulu migas meliputi blok migas existing, blok migas baru dan blok Coal Bed Methane (CBM).

Demikian disampaikan Kepala Biro Hukum dan Humas Departemen ESDM Sutisna Prawira dalam siaran pers, Kamis (17/12/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedangkan untuk hilir migas terdiri dua kilang mini minyak bumi, satu kilang pelumas bekas, tiga kilang mini elpiji, pengangkutan gas melalui pipa, penyimpanan elpiji, penyimpanan BBM, penyimpanan LNG, niaga BBM dan jaringan pipa gas (PGN)," katanya.

Sementara untuk proyek infrastruktur di sektor ketenagalistrikan, target investasi yang terserap sekitar US$ 6,613 miliar atau 26% dari total investasi.

"Sedang proyek-proyek infrastruktur sub sektor Ketanagalistrikan terdiri bidang Pembangkitan, yaitu proyek 10 ribu MW PLN, proyek APBN, proyek DIPA SLA, proyek APLN dan proyek IPP dengan jumlah sebesar 15.629 MW. Untuk bidang transmisi terdiri dari proyek APBN (465 kms) dan proyek DIPA SLA (480 kms)," tambahnya

Di sektor pertambangan umum, target investasinya mencapai US$ 2,144 miliar atau sebesar 8% dari total investasi.

Investasi ini berasal dari proyek-proyek PKP2B Generasi I, PKP2B Generasi 2, PKP2B Generasi 3, Kontrak Karya (Mineral-Produksi), Kontrak Karya (Mineral-Konstruksi), PKP2B (Batubara-Konstruksi), Kuasa Pertambangan (Batubara-Produksi) dan Kuasa Pertambangan (Mineral-Produksi).

(lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads