Hal ini disampaikan ekonom BNI Ryan Kiryanto kepada wartawanΒ usai Seminar Indonesia Economic Outlook 2009 dalam Ulang tahun ke 50, Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia di Gedung LPPI, Jalan Kemang Raya, Jakarta, Kamis (18/12/2008).
"Walaupun banyak saudara kitaΒ yang merayakan natal dan tahun baru,Β Tapi Desember itu konsumsinya akan rendah karena ongkos transportasi juga rendah sehingga prediksi saya angkaΒ O,1 - O,2 persen. Sehingga year on year inflasiΒ 10,9 persen dan saat itulah BI rate harus turun," urainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bulan depan kita masuk di daerah 9 persen, bahkan 8,75 penurunan ini lebih cepat karena inflasinya turun," jelasnya.
Menurut Ryan, jika BI menurunkan lagi BI ratenya maka penurunannya harus bertahap dan konsisten yaitu sekitar 25 basis poin.
"Saya setuju kalau penurunanya jangan langsung dan yang penting konsisten agar perbankan mudah mengatur suku bunganya dan ini membutuhkan waktu tiga bulan," pungkasnya. (epi/qom)











































